Minggu, 09 Oktober 2016

Jalan Raya Mulyorejo Rusak Parah Akibat Tingginya Rumah-Rumah Warga

Jalan Raya Mulyorejo Tambakrejo Bojonegoro
Bojonegoro di kancah asia namanya melejid di atas angin, bojonegoro menjadi kota kabupaten percontohan di indonesia bahkan sebagai perwakilan Indonesia di Asia.
Pembangunan semakin meningkan investorpun berlomba-lomba berdatanga.

Tetapi di wilayah bojonegoro barat tepatnya di desa mulyorejo jalan raya yang menghubungkan antara kecamatan Ngambon,  Porwosari rusak parah di akibatkan bangunan perumahan yang berada di sebelah bahu jalan terlalu tinggi  akhirnya jalan tergenag air di saat hujan turun dan mengakibatkan jalan ambles dan rusak.

 Bagi yang pengguna jalan yang  melintas di daerah tersebut harus berhati-hati karena kedalaman lubang mencai 30 cm dari permukaan, jalan yang panjangnya 500 meter tersebut hampir rata berlubang dan membahayakan bagi penguna jalan.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum Bojonegoro belum ada upaya untuk memperbaiki jalan tersebut

Warga Dusun Dolokgede Rt 03 Guyup Rukun Melaksanakan Kerja Bakti Bersama

Kerjabakti Warde Desa Dolokgede Rt 03
Pagi ini minggu 9 oktober warga desa dolokgede rt 03 mengandakan kerjabakti satu rt untuk menyisir dan membersihkan saluran air dari perumahan di rt tersebut.
Untuk mengasipasi hujuan lebat warga membersihkan saluran air agar air hujan dapat mengalir dengan lancar.

tahun yang lalu warga rt 03 telah mengalami kebanjiran disebabkan oleh saluran air yang di penuhi oleh sampah dan rumput-rumputan liar dan semak semak, maka dari itu air yang seharusnya mengalir tersumbat dengan hal tersebut dan akhirnya air tak dapat mengalir normal.

Ketua Rt Pardan 57 Th mengerahkan warganya untuk segera membersihkan saluran air tersebut sebelum hujan yang terus menurus.
Rt 03 terdapat 14 KK dan di kelilingi sawah sehingga jika hujan deras turun banyak rumah warga yang tergenang oleh luapan air hujan yang datang dari sawah-sawah di sekitarnya.

Kamis, 06 Oktober 2016

PEMERIKSAAN DARAH DAN FESES SAPI KELOMPOK TERNAK DI WILAYAH SUMBER BIBIT

Tak henti-hentinya kegiatan yang di lakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro dalam setahun ini untuk berupaya agar bojonegoro menjadi kawasan wilayah sumber bibit sapi PO (ongole) di provinsi jawa timur.

Kelompok ternak budi upoyo desa jatimulyo
Selasa, 4 oktober 2016 menjadi agenda yang tercacat di sebuah kelompok ternak sapi Budi Upoyo desa jatimulyo kec. tambakrejo yang setahun lalu mendapatkan bantuan hibah dari propinsi jawa timur  dengan jumlah 20 ekor sapi indukan.  hari ini mendapat tamu dari dinas peternakan bersama rombongan dari Balai besar Veteriner (BBVET ) Wates Yogyakarta.

Tieam tersebut dipimpin oleh Drh. Nurohmi dari BBvet Yogyakarta bersamaan dengan Dokter hewan kabupaten bojonegoro Martono dan Niken serta di dampingi oleh Petugas Teknis Peternakan kecamatan tambakrejo Moechid untuk memeriksa satu persatu sapi sapi kelompok untuk di leb darahnya dan fesesnya.

Pengambilan Sample Darah Sapi
untuk mengambil darah sapi-sapi tersebut para dokter hewan dengan cara di sedot menggunakan injek di bagian pangkal ekor sapi untuk di leb di Laboratorium untuk mendeteksi sapi tersebut terkena penyaki yang berbahaya atau tidak.

Sebagai wilayah sumber bibit harus terbebas dari penyaki-panyakit yang menular dan berbhaya, karena akan mempengaruhi bibit yang sudah terjangkit untuk di kembangkan lagi.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengambil sempel darah serta feses sapi sapi yang berada di kandang kelompok guna di deteksi agar terbebas dari beberapa penyakit hewan menular.

Sapi-sapi yng di periksa mencapai 200 ekor yang berada di kelompok dan warga jatimulyo  
./ Ahcmad Moechid, PTP tambakrejo.

Senin, 03 Oktober 2016

JALAN - JALAN DI SPR MEGA JAYA DUKUH NGANTRU DESA SEKARAN KEC. KASIMAN

SPR Mega Jaya Dkh Ngantru Kasiman
Rombongan IPB bersama tieam hari ini minggu 2 oktober 2016 melakukan filtrip /jalan jalan ke kelompok ternak Mega Jaya di desa sekaran Dukuh Ngantru kec. kasiman bojonegoro, tidak hanya itu tieam dari Dinas peternakan Provinsi dan kabupaten juga ikut mendampingi acara jalan-jalan tersebut.

Dukuh Ngantru di mendadak menjadi kawasan wisata mendadak karena banyak wisatawan dari luar daerah berdatangan untuk melihat dari dekat kegiatan kelompok dan juga keberhasilan suatu kelompok ternak yang besok akan di lounchingkan menjadi SPR Nasional di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut yang di kunjungi para peserta filtrip adalah lahan hijaun kelompok yang dengan luar kurang lebih dari 12 Hektar yang di tanami rumput yang menjadi pakan utama ternak-ternaknya.  selain itu mengunjungi sekertariat yang telah di bangun bersama dengan swadaya kelompok untuk tempat kegiatan adminitrasi dan pertemuan kegiatan kelompok, jalan jalan di lanjutkan ke tempat lain yakni usaha bersama di kelompok tentang pembuatan pakan silase tebon jagung, pembuatan pupuk dan koperasi kelompok.


WORKSHOP SPR NASIONAL DI BOJONEGORO



 
Workshop SPR Nasional
Bojonegoro 3, Oktober 2016 di Pendopo Angling Darmo telah di  gelar  workshop  Senergi empat sekawan  dalam membangun kemandirian dan kedaulatan peternak’’ secara Nasional acara di hadiri oleh seluruh kelompok SPR (sekolah peternakan rakyat) se Indonesia.

Panitia penyelenggara Workshop pihak IPB kerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro untuk melaksankan Workshop SPR secara Nasional berjalan dengan lancar dan sukses.

 Dalam acara tersebut Bupati Suyoto memberi sambutan kepada seluruh peserta yang hadir di pendopo dengat hati bangga bahwa bojonegoro telah menjadi kawasan SPR dan sudah di lonching sebagai wilayah sumber bibit sapi PO ( ongole) di provinsi Jawa Timur satu tahu yang lalu.

Pada tahun 2008 yang lalu Bupati mengeluarkan keputusan bahwa kelompok-kelompok tani ternak yang berada di bojonegoro harus di supot oleh perbangkan yang di subsidi pemerintah lewat program KKPE kerjasama bank jatim, 

Program tersebut tahun demi tahun tak ada yang berhasil untuk di kembangkan malah justru menjadi momok di pemerintah bojonegoro dengan gagalnya pinjamann yang sudah di terima oleh beberapa kelompok ternak menjadi macet total.

Dari pengalaman itu Bupati Bojonegoro kerjasama dengan fakultas Institut Pertanian Bogor IPB untuk melakukan reset dan pendampingan terhadap pemerintah, pengusaha,peternak dan fakultas untuk mencari solusi agar bojonegoro bisa maju dan mandiri dari segi lumbung pangan dan energi yang telah menjadi sloganya kabupaten bojonegoro.

Dalam workshop tersebut  Bupati Muara enim Bapak Muzakir sai sohar juga hadir di acara tersebut, diantara itu pihak kemetrian pertanian yang di wakili oleh kepala BBIB songosari malang juga turut hadir.

Kepala Dinas peternakan jawa timur  Samsul Arifin MMA. mewakili Gubernur jawa timur untuk menyampaikan sabutan beliau, karena beliau tidak bisa hadir.

Workshop Nasional di tempatkan di Bojonegoro karena SPR bojonegoro telah berhasil dalam mengembangkan ternak sapi dengan sistim berkelompok, tidak hanya itu tapi SPR yang ada di bojonegoro juga telah membuktikan keberhasilanya dalam berorganisasi yang hebat serta mampu memberdayakan anggota peternak.

Empat SPR di bojonegoro  berada di empat kecamatan yakni kecamatan kasiman, kec.temayang, kec. kedungadem dan kec. tambakrejo.

Ke empat SPR berdiri tahun 2014 yang di pelopori oleh  Prof. Muladno dari IPB,  dan SPR kec. tambakrejo yang di dampingi Universitas Brawijaya Prof. Trinil.
dan tahun ini telah menunjukan keberhasilanya yang sangat luar bisadan layak menjadi contoh Nasional.

LIMA MAHASISWA BRAWIJAYA BERKUNJUNG KE KELOMPOK TERNAK USTAN MANDIRI

Kunjungan Mahasiswa ke Ustan Mandiri Dolokgede



Minggu tangal 2 Oktober 2016, Ustan mandiri kedatangan tamu 5 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dengan bertujuan shering tentang budidaya ternak domba di desa dolokgede.

Kelima Mahasiswa berencana untuk mengundang ketua kelompok ustan mandiri untuk mengisi acara pelatihan menejemen ternak yang akan di laksanakan di desa Ngading Kec. Tambakrejo.

Dalam kunjungan tersebut salah satu mahasiswa,  Rosyid mengatakan  bahwa tieam yang di bawa dari fakultas akan melakukan program pemberdayaan di masyarakat desa Gading untuk mengembangbiakan domba ekor tipis dengan pejantan DEG.

Untuk menuju ke program  kelima mahasiswa bermaksud untuk konsultasi lebih dalam terkait ternak domba dengan kelompok tani ternak ustan mandiri dolokgede sebelum program dijalankan.

Program yang akan di jalankan sasaranya adalah karang taruna desa Gading kec. Tambakrejo yakni di bidang peternakan pengembangbiakan domba dan menjaga keaslian genetic domba lokal.

Rabu, 28 September 2016

ACARA PUNCAK HUT RI DI DOLOKGEDE


Karnaval Dolokgede Kec. Tambakrejo Bojonegoro.
HUT RI ke 71 yang dilaksanakan pemerintah desa dolokgede pada tanggal 28 september 2016 sore dini hari, acara yang di tampilkan berbagai kegiatan yang sebagai acara puncak yakni, karnaval besar besaran  dilangsungkan kesenian ketoprak di malamnya.

Karnaval di ikuti 14 Rt , SDN Dolokgede dan juga SMPN II Purwosari untuk memeriahkan acara puncak kegiatan 17san tersebut, tidak hanya kesenian Drumbend ada juga Reog
, Angklung,dll,  tiap-tiap Rt menampilkan kesenian tersendiri dengan modal sendiri.

Rt 06 menampilkan drumbend dari jawa tengah untuk mengiringi jalanya karnaval tersebut. jumlah drumbend dalam kegiatan karnaval di desa dolokgede berjumlah 3 kelompok drum bend yang berbeda selain itu ada dua reog yang berbeda pula.

Dolokgede Gempar hari ini, kegiatan yang paling akhir dan puncak acara 17 san di ikuti 1200 peserta karnaval dan kesenian terheboh dan gempar di desa dolokgede.

Minggu, 18 September 2016

PENINGGALAN KKN MAHASISWA UGM YOGYAKARTA AYAM KAMPUS (Kampung Jawa Super)

Ayam Joper/Kampus di dolokgede
Pemberdayaan yang sangat nyata telah di lakukan oleh Mahasiswa KKN PPM UGM Yogyakarta di desa Dolokgede Kec. Tambakrejo Bojonegoro.
Sekelompok Peternak dan Petani di desa tersebut yang bergabung di Kelompok Tani Ternak Ustan Mandiri telah mendapatkan bantuan ayam jawa super alias ayam Kampus, yang di bagikan kepada anggota kelompok dengan jumlah 1000 ekor lebih pada tahun 2015 dan 2016.

Ayam tersebut telah berkembang mencapai 1.326 ekor, jumlah tersebut sangat menurun dari bantuan yang telah di terima pada saat penerimaan dengan jumlah 1000 DOC, karena dalam proses perawatan DOC  banyak yang mati sehingga sangat mempengaruhi lambatnya populasi tersebut.

Dari 18 orang peternak yang berhasil hanya sejumlah 9 orang  yang mampu merawat dan mengembangkanya.
dari 9 orang tersebut adalah pak Karno dengan jumlah ayamnya 430 ekor, Junaidi 350 ekor, Ali safi'i 70 ekor, Pardan 123 ekor, Suwarno 43 ekor, Satin 80 ekor, Suparji  150 ekor, Kusnan 30 ekor dan Samsuri 50 ekor.

Kuliyah kerja nyata yang di lakukan Mahasiswa UGM perlu di contoh oleh KKN yang dari Universitas yang lain, KKN tidak hanya bisa pindah kost kostsan aja tapi ada kerja nyata yang bisa di rasakan oleh warga masyarakat yang di tempati  supaya masyarakat bisa dapat transferan ilmu dan juga dapat mempraktekan di desa.






Kamis, 15 September 2016

RENCANA PANEN PEDET AKAN DI SELENGGARAKAN DI LAPANGAN GRADE DOLOKGEDE



Rapat kordinasi rencana panen pedet



Peternakan di Bojonegoro telah menjadi sorotan Nasional, Menteri Pertanian berencana menggelar acara panen pedet yang akan di rencanakan di bulan Oktober 2016 di Desa Dolokgede Kec.Tambakrejo Bojonegoro.

Rencana tersebut di benarkan oleh Kusdiyarto Kepala UPT IB (iseminasi buatan) Dinas Peternakan Provinsi Jawa timur, tanggal 15 september 2016 di sekertariat Ustan Mandiri Dolokgede, Dinas Peternakan Jawa Timur bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro surfe lokasi di lapangan Grade Dolokgede, dan di lanjutkan rapat internal.

Rapat tersebut melibatkan  empat orang dari Dinas Peterkan Provinsi dan tiga orang dari Dinas Peternakan kabupaten bojonegoro, yakni Kepala Dinas Ardiono Purwanto bersama Kabid Budidaya Elfia Nuraini dan  satu stafnya di antara itu  PTP Tambakrejo achmad moechid juga menghadiri acara tersebut.

Rapat berlangsung satu jam dengan santai dan berdiskusi bareng untuk membahas rencana pagelaran panen pedet tersebut.

Dalam pelaksanaan panen pedet akan di datangkan sapi indukan bersama pedetnya dengan jumlah 2500 ekor di lapangan Grade ( graham dolokgede).

Minggu, 11 September 2016

DAMPAK PROGRAM DARI PERTAMINA EP DI MASYARAKAT TIUNG BIRU

Pujiono Desa Kalisumber Rt 10
Dapak dari program pemberdayaan yang di lakukan oleh Pertamina Ep Cepu kerjasama dengan Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan LPKP malang jawa timur mulai terlihat di kalangan masyarakat desa kalisumber kecamatan tambakrejo.

Salah satu Pujiono 42 th asal desa kalisumber rt 10 telah berhasih mengembangbiakan kambing jawa randu secara alami dan juga penggemukan domba ekor tipis di desa kalisumber.
Empat tahun yang lalu penduduk desa kalisumber belum ada peternak yang secara higenis dan moderen, begitu LPKP datang dengan membawa program peternakan kambing dan domba barulah desa tersebut sedikit demi sedikit berubah peternaknya dalam mengelola ternak kambing dan dombanya.

Salah satu contoh yang dapat dibuat percontohan di masyarakat adalah Pujiono, bapak satu anak tersebut mempnyai kandang kambing satu unid dengan kapasitas 12 ekor dan kandang domba 20 ekor untuk di buat sebagai kandang percontohan masyarakat desa kalisumber.

Tidak hanya kandang yang standar tetapi Pujiono juga mempunyai metode pakan untuk penggemukan domba dengan cara di fermentasi sama halnya yg telah di ajarkan oleh LPKP empat tahun lalu.
Kandang tersebut berencana akan dibuat sebagai kandang penuh kreasi dan juga insfirasi kelompok untuk membuat inovasi yg menjadi aicon desa kalisumber.

Rabu, 07 September 2016

AUDENSI IPB, PT SANTORI DAN DINAS PETERNAKAN BOJONEGORO BERSAMA MENSESNEG RI

Mensesneg RI
Audensi terhadap Mentri sekertaris Negara Prof. Dr. Pratikno,M.Soc.Sc  Rektor IPB bersama tieam SPR serta Dinas Peternakan dan Perikan Kabupaten Bojonegoro berlasung lancar tanpa kendala.
Tieam IPB Bogor bersama rombangan menemui Mensesneg di gedung utama lantai 2 kementrian jakarta sore tadi 7 september 2016 pukul 15.30 WIB.

Dalam pertemuan tersebut membahas ttg rencana workshop swasembada daging melalui sinergi empat sekawan berbasis sekolah peternak rakyat yang akan di tempatkan di Bojonegoro.
Tieam yang ikut audensi dalam perencanaan workhsop diantaranya Rektor IPB ( Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, MSc )  Kepala LPPM IPB ( Dr. Ir. Prastowo, MEng ), Wakil Kepala LPPM IPB bidang penelitian ( Prof. Dr. Drh. Agik Suprayogi MSc ) Koordinator SPR LPPM ( Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA ), Direktur PT Santosa Agrindo Indonesia ( Samuel Wibisono ) Dinas Peternakan Kabupaten Bojonegoro  Kadisnak Ardiyono Purwanto, SH. S
MSi dan Siswoyo, S. Pt, MM.

Workshop Nasional yang akan di lselenggarakan di bojonegoro tersebut mengundang Bupati seluruh jawa timur dan SPR se Indonesia di awal bulan Oktober 2016 mendatang.
Dari kegiatan tersebut di harapkan bisa dapat menyejahterakan rakyat pada umumnya bukan sekedar menjadikan proyek andalan belaka.

Dengan penguatan kelembagaan kelompok, dan berbadan   hukum sehingga memudahkan semua stokeholder bisa di akses oleh kelompok misalnya kementrian  kehutanan dengan lahannya, mentreri koperasi UKM , Menteri perhubungan terhadap pengiriman hasil ternaknya, menteri pekerjaan umum untuk sarana prasarana , berbankan dll.

Semua link atau jaringan tersebut dapat di akses dengan mudah oleh kelompok- kelompok yang sudah berbadan hukum dari hasil audensi tersebut.