" Kandang Kamulyan" SPR Kedua Yang Lahir di Tambakrejo


Ustanmandiri.com   " Kandang Kamulyan" SPR Kedua Yang Lahir di Tambakrejo. Sekolah peternakan rakyat (SPR) yang berdiri di Desa Turi adalah SPR kedua yang berada  di Kecamatan Tambakrejo setelah SPR Lebu Seto Napis

Sabtu, 25 Juli 2020, bertempat di sekertariat Kandang Kamulyan, Dkh, Belah Desa Turi Kec. Tambakrejo Kab. Bojonegoro Jawa Timur, Kepala Bidang (kabid) Agribis Dinas Peternakan dan Perikanan, Wiwik Sulistya, mengadakan pembinaan kelompok tentang inovasi pakan ternak.

Pembinaan tersebut melibatkan Muhammad Ali, Ketua KTT Ustan Mandiri, Desa Dolokgede, sebagai Narasumber sekaligus instruktur dan praktisi pakan ternak. Pembinaan yang dilakukan Dinas mendapat respon positif dari para pelaku ternak yang bergabung SPR Kandang Kamulyan.

Menurut Kabid, kegiatan semacan ini tidak akan berhenti di sapai hari ini, “ Pelatihan ini tidak hanya sekali ini, akan tetapi, sesuwai janji kami, pelatihan-pelatihan ini akan kami lanjutkan di bulan bulan berikutnya” ungkap Kabid saat memberikan pembinaan disekertariat.

Sesuwai janji Dinas SPR akan selalu didampingi dan diarahkan untuk  menuju keberhasilan pengembangbiakan ternak di Dkh, Belah, tidak hanya pembibitan sapi, membuka peluang peluang bisnis peternakanpun menjadi program prioritas, untuk mewujudkan itu, peternak diharapkan mampu mengadopsi dan menyerap ilmu peternakan yang sudah diberikan.

Yang paling diharapkan Dinas Peternakan adalah  kreatifitas dan inovasi peternaklah yang dapat menentukan  keberhasilan sebuah kelompok ternak, Disnakan hanya sebagai jembatang untuk menuju kesuksesan.

Komentar

Postingan Populer