200 Ekor Indukan Sapi PO Tambakrejo Terpasang RFID

ustanmandiri.com    200 ekor indukan sapi peranakan ongole PO di wilayah Tambakrejo telah terpasang Radio Frekuensi Identitas RFID.
Peningkatan dan pengawasan sapi indukan dikawasan wilayah sumber bibit sapi PO semakin diperketat.

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Jawa timur,  tiga hari sepekan gerilya di empat kelompok tani ternak Tambakrejo memberikan tanda sapi- sapi milik kelompok sumber bibit untuk dipasang identitas yang bisa dilacak menggunakan aplikasi tehnologi.

Maksud dari pemasangan RFID tersebut untuk memudahkan dan melacak keberadaan beserta identitas sapi juga pemiliknya, 200 ekor indukan terdiri dari 17 ekor milik KTT Surya Abadi Bakalan, 46 ekor milik Ustan Mandiri Dolokgede, 65 ekor milik Lebu Seto Napis dan 72 ekor milik Budi Upoyo Jatimulyo.

Ketua kelompok ustan mandiri Muhammad ali berharap, kedepan tidak hanya RFID yang terpasang tapi Chip yang bisa dilacak menggunakan aplikasi GPS satelit.
" Harapan ustan mandiri tidak hanya RFID yg terpasang, tapi Chip seperti di Australia agar sapi bisa terlacak lewat GPS" tandasnya.
Menurut ketua kelompok ustan, jiga pemasangan alat chip dilakukan agar ternak selalu terpantau dari kelompok kelopok nakal.

Hal tersebut juga disambut sama yang dikatakan oleh petugas teknis peternakan kecamatan tambakrejo, Lilik Sulistiya bahwa adanya RFID dapat mudah memantau dan merekording ternak,
" program ini sangat bagus, selain mempermudahkan pemantauan ternak juga mudah untuk merekordingnya" ungkapnya saat seusai kegiatan pemasangan.


Komentar

Postingan Populer