Selasa, 11 Oktober 2016

Hasil Workshop SPR ke Dua Di Bojonegoro

Rapat Tindak lanjut program SPR Bojonegoro

Workshop SPR pertama sdh di laksanakan antara Universitas IPB,Pemkab Bojonegoro, Dinas Peternakan dan Perikanan, PT Santori, Penguhasa  serta kelompok SPR Sebojonegoro di Pendopo Malowopati senin 3 Oktober 2016 kemarin.

Di dalam workshop yang kedua ini menjelaskan tentang tindak lanjut dari pada program SPR yang di bojonegoro untuk lebih hebat dan maju peternakanya sesuwai yang di harapkan oleh pemerintah dan peternaka dengan tujuan kesehteraan peternak dan berkedaulatan.

Mulai bulan oktober -November adalah bulan yang di agendakan oleh PT Santori untuk mendaftar sebagai mitranya, untuk pendaftaran sebagai mitra, PT Santori juga memberikan aturan bagi kelompok SPR berlaku bagi yang  hadir pada waktu Wokrshop yang kedua kalinya.

Setelah pendaftran selesai SPR akan di agendakan juga untuk study banding ke peternak yang besar dan profesional dalam memenejemen ternaknya dan juga perawatan ternaknya. Kegiatan tersebut di harapkan peternak lebih bisa meningkatkan pengetahuanya di dalam mengelola ternak, Study bandi tersebut akan di laksanakan di bulan Nopember 2016 mendatang.

Setelah persyaratan dan beberapa kegiatan dari hasil Workshop di atas telah di laksanakan dan di lakukan langkah yang di sepakati bersama antara Bank, PT Santori dan Peternak membuat kesepakat bersama di bulan desember 2016 yang di namakan MOU ke tiga pihak.

Dalam kerjasama antara bank Pt Santori dan peternak bahwa satu orang peternak akan dapat lima ekor sapi untuk di rawat selama 11 bulan dan sampai usia pedet satu tahun, selain itu utk pakan di supot pihak PT Santori dan di produksi oleh peternak itu sendiri.

Progran tindak lanjut SPR ini peternak di beri kesempatan untuk pinjam kredit di Bank dengan kredit maksimal 6 bln dengan dengan bunga 1,5% tanpa potongan adminitrasi bank.

Jika Indukan mengalami kecelakaan atau mati indukan sapi akan di ganti oleh pihak asuransi, tetapi jika yang mati anakanya atau pedetnya maka pihak asuransi tidak akan mengantinya, sebab untuk pedet blm di terkaver di asuransi.

Itulah hasli Workshop tindak lanjut dari program SPR yang di laksanakan di Kabupaten Bojonegoro tanggal 10 Oktober 2016



kreditkan kepada peternak dengan aturan, peternak mulai bayar ansuran pertama kali  dalam keadaan buting enam bulan,

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar