Tampilkan postingan dengan label kegiatan kelompok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan kelompok. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2026

Ustan Mandiri Terbidik BRMP Sebagai Tempat Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2026

ustan mandiri

Lembaga Yang Bertugas Mengawal Inovasi Tehnologi Untuk Memoderenisasi Sektor Pertanian, BRMP (Badan Perakitan Dan Moderenisasi Pertanian). BRMP adalah transformasi dari Badan Setandarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) yang sebelumnya, kini focus pada moderenisasi keberlanjutan.

Selasa, 10 Februari 2026 bertempat di Sekretariat lama Ustan Mandiri Rt 04/01 Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Tim dari BRMP Grati Pasuruan dua orang dengan didampingi oleh Dinas Peternakan dan Perikanan berkunjung di Ustan Mandiri dalam rangka sosialisasi program kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2026.

ustan mandiri

Ada tujuh program kegiatan yang akan dilaksanakan di kabupaten bojonegoro oleh enam sektor BRMP termasuk: Formulasi Pakan untuk sapi indukan bunting tua, Sensor Birahi & Alarem Birahi dilaksanakan oleh sektor  Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar, Kegiatan membuat alat mini detector pakan unggas akan laksanakan oleh sektor Veteriner, Pembuatan Bio Gas akan di laksanakan oleh sektor Litan,  Analisa gas metan pada peternakan sapi potong akan dilaksanakan oleh sektor peternakan dan Kesehatan hewan, Pembuatan alat tehnologi mesin Minifidmill akan dilaksanakan oleh sektor mekanik pertanian, dan terahir kegiatan penanaman rumput gajah berprotein tinggi untuk pakan komplit feed akan dilaksanakan sektor Biogin.

Ada beberapa kegiatan dari BRMP berbagai sektor tersebut akan dilakasanakan di Ustan Mandiri desa dolokgede, Ustan Mandiri adalah salah satu binaan Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar sejak tahun 2021, Lembaga ini  yang dulu Namanya Loka Penelitian Sapi Potong (LOLIT) Grati Pasuruan sekarang berubah menjadi Loka Perakitan dan Pengujian ruminansia Besar.

Tri Agus Sulistya dan Andreas, perwakilan dari Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar dengan di damping oleh Wasbitnak dinas peternakan bojonegoro, Hantoro beserta tim untuk menghantarkan di ustan mandiri dalam rangka “ Kulo Nuhun dalam bahasa jawa, permisi dan sekaligus sosialisasi akan dilaksanakan kegiatan tersebut setelah lebaran.

Senin, 14 Agustus 2017

Pakan Hijauan Membawa Berkah Di Kelompok Ustan Mandiri Dolokgede

Kegiatan yang tak selalu berhenti  di lakukan oleh sekelompok peternakan di desa dolokgede sebagai wujud keseriusan mereka dalam melaksanakan kegiatan dan profesionalisme kelompok untuk membuktikan ke pemerintah bahwa bantuan yang di berikan benar-benar di manfaatkan dan di kelola dengan baik.

IB sapi kelompok Ustan Mandiri Dolokgede

30 ekor sapi indukan bantuan 2 tahun yang lalu 16 indukan sudah melahirkan pedet dan 4 ekor indukan sdh mengalami birahi lagi sehingga kelompok menindaklajuti IB ( iseminasi buatan) lagi. 
4 ekor yang di gaduh oleh Bp. jarto, sanur, sari dan Ibu nurhayati dini hari senin, 14 agustus 2017 sdh di lakukan IB oleh petugas Nur Harjito Tambakrejo.

Sapi indukan yang di gaduh Sari sudah melahirkan 3 bulan yang lalu dan saat ini mengalami birahi kembali.
Untuk melakukan IB kelompok harus taat kepada aturan yang sudah di sepakati bersama oleh semua anggota bahwa indukan sapi harus di IB dengan jenis PO karena tidak lepas dari program yang telah di laksanakan oleh kelompok ustan mandiri tersebut.

Sebelum melakukan IB anggota berkewajiban melaporkan kepada pengurus untuk di catat serta di bukukan sebagai kegiatan pengurus dalam beradminitrasi. 

Sapi yang digaduh oleh Sari telah di IB dengan kode  BBIB SGS SNI ONG KRISTA 28424 PP 8589 oleh petugas IB Harjito Tambakrejo.  Kenormalan inilah yang di harapkan oleh para peternak agar ternak yang di pelihara sehari hari dapat memberikah berkah satu tahun setengah sekali.

Jika pakan tersebut selalu normal dan yang paling baku hijauan selalu tersedia serta mineral yang cukup maka sapi indukan akan mudah mengalami subur reproduksinya.
Kebanyakan para petani ternak tak memperhatikan semua itu, menurut mereka yang penting sapi di kasih makan kenyang sudah beres dan mereka tanpa memperhatikan kadar kandungan nutrisi di dalam pakannya tersebut.

Jerami padi yang sebagai makanan andalan bagi para petani ternak di daerah ustan mandiri tinggal, tetapi anggota kelompok ustan mandiri jerami tidak jadi andalan lagi sebagai makanan faforit untuk sapi sapinya.
Kandungan serat kasar yang paling tinggi mengakibatkan tidak suburnya reproduksi pada sapi betina hal tersebut banyak di dalam jerami padi, ustan mandiri telah mengajarkan kepada anggota anggotanya untuk memgembangkan dan menanam rumput raja sebagai mengantisipasi sapi yang reprodusinya terganggu di akibatkan pakan yang tidak berkualitas.


Pakan Hijauan Membawa Berkah Di Kelompok Ustan Mandiri Dolokgede

Kegiatan yang tak selalu berhenti  di lakukan oleh sekelompok peternakan di desa dolokgede sebagai wujud keseriusan mereka dalam melaksanakan kegiatan dan profesionalisme kelompok untuk membuktikan ke pemerintah bahwa bantuan yang di berikan benar-benar di manfaatkan dan di kelola dengan baik.

IB sapi kelompok Ustan Mandiri Dolokgede

30 ekor sapi indukan bantuan 2 tahun yang lalu 16 indukan sudah melahirkan pedet dan 4 ekor indukan sdh mengalami birahi lagi sehingga kelompok menindaklajuti IB ( iseminasi buatan) lagi. 
4 ekor yang di gaduh oleh Bp. jarto, sanur, sari dan Ibu nurhayati dini hari senin, 14 agustus 2017 sdh di lakukan IB oleh petugas Nur Harjito Tambakrejo.

Sapi indukan yang di gaduh Sari sudah melahirkan 3 bulan yang lalu dan saat ini mengalami birahi kembali.
Untuk melakukan IB kelompok harus taat kepada aturan yang sudah di sepakati bersama oleh semua anggota bahwa indukan sapi harus di IB dengan jenis PO karena tidak lepas dari program yang telah di laksanakan oleh kelompok ustan mandiri tersebut.

Sebelum melakukan IB anggota berkewajiban melaporkan kepada pengurus untuk di catat serta di bukukan sebagai kegiatan pengurus dalam beradminitrasi. 

Sapi yang digaduh oleh Sari telah di IB dengan kode  BBIB SGS SNI ONG KRISTA 28424 PP 8589 oleh petugas IB Harjito Tambakrejo.  Kenormalan inilah yang di harapkan oleh para peternak agar ternak yang di pelihara sehari hari dapat memberikah berkah satu tahun setengah sekali.

Jika pakan tersebut selalu normal dan yang paling baku hijauan selalu tersedia serta mineral yang cukup maka sapi indukan akan mudah mengalami subur reproduksinya.
Kebanyakan para petani ternak tak memperhatikan semua itu, menurut mereka yang penting sapi di kasih makan kenyang sudah beres dan mereka tanpa memperhatikan kadar kandungan nutrisi di dalam pakannya tersebut.

Jerami padi yang sebagai makanan andalan bagi para petani ternak di daerah ustan mandiri tinggal, tetapi anggota kelompok ustan mandiri jerami tidak jadi andalan lagi sebagai makanan faforit untuk sapi sapinya.
Kandungan serat kasar yang paling tinggi mengakibatkan tidak suburnya reproduksi pada sapi betina hal tersebut banyak di dalam jerami padi, ustan mandiri telah mengajarkan kepada anggota anggotanya untuk memgembangkan dan menanam rumput raja sebagai mengantisipasi sapi yang reprodusinya terganggu di akibatkan pakan yang tidak berkualitas.