Lebih Dari 540 Peternak di Beberapa Desa di Wilayah Kabupaten Bojonegoro dilatih Buat Inovasi Pakan ternak

 


Ustanmandiri.com   Lebih Dari 540 Peternak di Beberapa Desa di Wilayah Kabupaten Bojonegoro dilatih Buat Inovasi Pakan. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Lewat Dinas Peternakan dan Perikanan lagi gencar gencarnya memberdayakan  para peternak di beberapa desa di wilayah Kabupaten diajari tehnologi pengolahan pakan ternak.

Menurut Kepala Bidang Budidaya, Elfia Nuraini, Pelatihan ini diharapkan mampu mendongkrak pengetahuan peternak, bahwa meningkatkan produktivitas ternak butuh pakan yang berkwaitas dan kontinewitas  dengan biaya yang murah, limbah pertanian local.

Bimtek yang dilaksanakan Dinas ini mengajari peternak tentang tehnologi pengolahan pakan dengan menggunakan bahan local limbah pertanian menjadi bahan yang berkwalitas.

Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut Dinas Peternakan menggadeng Kelompok Tani Ternak (KTT) Binaanya yang telah berhasil dan sukses dalam  menjalankan kelompok dan kemandiri pakan ternak, KTT Ustan Mandiri adalah binaan Disnakkan yang kini sebagai salah contoh Kelompok ternak terbaik di Kabupaten Bojonegoro.

Kamis, 17 september 2020, bertempat di Balai Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru, telah diadakanya pelatihan pembuatan pakan ternak rumenansia yakni pembuatan pakan kosentrat, adapun pelatihan tersebut instruktur pakan Muhammad ali Ustan Mandiri, menyampaikan membuat pakan tidak harus bahan yang sulit didapatkan di lingkungan peternak.

Menurut Ali, pakan butuh kontinwitas/ ketersediaan sepanjang masa dan mudah didapat, limbah pertanian adalah bahan yang paling mudah didapat dan dikombinasikan dengan limbah-limbah yang lain dengan sentuhan tehnologi  serta daya kreatifdan inovatif peternak.

Karena Ds. Pohwates lahan hijauannya yang sangat sempit dan banyak persawahanya, maka untuk mengatasi sulitnya hijauan pakan Dinas Peternakan mencarikan solusi dengan cara kreatif dan inovatif.

Membuat pakan silase menjadi alternatif disaat hijauan meimpah di musim penghujan,sedangkan  disaat kemarau peternak dilatih memanfaatkan limbah limbah pertanian yang bisa digunakan sebagai Hay, dan bahan dasar kosentrat.

Sejak bulan agustus 2020 sudah tercatat oleh Disnakkan peatihan penabahan kapasitas suberdaya peternak lebih dari 540 peternak di 18 desa di beberapa wilayah kecamatan di Bojonegoro.

Komentar

Postingan Populer