Dinas Peternakan Bojonegoro Bersama Dirjen PKH Pusat Mendatangi Wilayah Sumber Bibit Kabupaten Terpilih

Bojonegoro 27 Desember 2016 Dinas peternakan Kabupaten bojonegoro bersama Derektorat Jenderal peternakan dan Kesehatan Hewan ( PKH) pusat, melakukan pengecekan terhadap kelompok peternak sapi PO di kecamatan tambakrejo.
Lembu seto
Kunjungan tersebut membuktikan bahwa kelompok tersebut tidak kelompok abal-abal, diantaranya kelompok yang di kunjungi adalah kelompok Lembu Seto Napis, Ustan Mandiri Dolokgede dan Budi Upoyo Jatimulyo. Tim PKH memastikan bahwa kelompok tersebut mempunyai Badan Hukum yang resmi selain itu PKH meninjau langsung kegiatan-kegiatan yang di lakukan ke tiga kelompok dalam mengelola aset kelompok.

Pemeriksaan adminitrasi kelompok maupun dokumen-dokumen kelompok dan juga bantuan-bantuan yang bersifat hibah yang tahun-tahun lalu di kucurkan di tiga kelompok ternak di tambakrejo.
Wilayah Kecamatan Tambakrejo adalah wilayah kawasan sumber bibit sapi yang sudah di sahkan oleh pemerintah provinsi jawa timur tahun 2013 lalu, maka dari itu  wilayah tersebut adalah wilayah incaran bagi PKH untuk melaksanakan program pemerintah pusat yang akan di laksanakan pada tahun 2017.

Untuk itu kelompok di periksa satu-persatu mengenai keberadaan dan kesetabilitasanya dalam melaksanakan program pemerintah tahun lalu,
 Kementerian Pertanian lagi-lagi melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan produk Pertanian dalam memenuhi ketahanan pangan.  Salahsatunya dalam upaya khusus Sapi Wajib Bunting (SIWAB). UPSUS SIWAB merupakan gerakan nasional sebagai kelanjutan  dari kegiatan pada tahun sebelumnya dalam upaya mendorong pertumbuhan sapi dan kerbau yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting.

 UPSUS SIWAB akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet (anak sapi) dalam rangka menambah populasi ternak nasional.

Kabupaten Bojonegoro termasuk wilayah kabupaten terpilih sebagai kabupaten yang jumlah ternak sapi besar di jawa timur, maka program tersebut akan di laksanakan di kabupaten Bojonegoro tahun 2017 mendatang.

Komentar

Postingan Populer